Selasa, 08 Februari 2011

ABDULLAH BIN MAS’UD RA.

Sabda Rasulullah Saw., “Siapa yang ingin membaca AJ Qur’an dengan baik seperti
diturunkan Allah, bacalah seperti bacaan lbnu Ummi ‘Abd (‘Abdullab bin Mas’ud)
36
Pada suatu hari, seorang anak gembala yang hampir baligh menghalau domba-domba
gembalaannya di jalan jalan kedil perbukitan kota Makkah, jauh dan keramaian. Dia
mengembalakan domba-domba kepunyaan seorang bangsawan Quraisy, ‘Uqbah bin Mu’aith.
Orang memanggil nama anak itu ‘Ibnu Ummi ‘Abd” Sesungguhnya namanya yang asli
“ABDULLAH” dan nama bapaknya “MAS’UD”. Nama lengkapnya “ABDUL LAH BIN
MAS’AD” -
Anak gembala itu pernah juga mendengar berita berita mengenai Nabi yang baru diutus,
serta da’wah yang dilancarkannya. Tetapi gembala kecil ini tidak mem pedulikannya. Mungkin
kerana usianya yang masih kecil, dan kerana jauhnya dan masyarakat Makkah, tempat
dimulainya da’wah tersebut.
Anak gembala ini rajin menggembalakan domba-domba majikannya. Pagi-pagi sekali
dia sudah berangkat bersama domba ke tempat gembala, dan pulang setelah hri senja.
Hari itu, anak tersebut melihat di kejauhan dua orang laki-laki menuju ke arahnya.

Kamis, 03 Februari 2011

Anas bin Malik ra.

Anas bin Malik sejak usia belianya telah mendapat talqin dua syahadat dari ibunya Al ghumaisho’, sejak itu tumbuhlah kecintaan hatinya yang bersih kepada Rasul SAW, bersemangat untuk mendengar langsung darinya, tidak heran kalau kadang telinga lebih awal merindukan dari pada penglihatan. Sudah lama anak kecil ini mendambakan bertemu langsung dengan Rasul di Mekah atau di Yatsrib sehingga ia dapat bahagia dengan pertemuannya.
Tidak berselang waktu yang lama, Yatsrib dibahagiakan oleh kedatangan Rasulullah dan sahabatnya As Siddiq yang sudah lama di damba-dambakan. Maka tidak satu pun keluarga dan hati penduduk Madinah yang tidak berbahagia. Saat itu semua pemuda menyebarkan berita setiap pagi bahwa Rasulullah SAW akan tiba di Yatsrib. Anas bin Malik bersama anak-anak yang lain yang berusaha ingin bertemu dengan Rasulullah, namun ketika belum berhasil menemuinya ia sedih.

Kisah Sa'id Al Harits dan Al Khalidah

  Rafi' bin Ubaidullah berkata, "Hisyam bin Yahya Al khanani berkata kepadaku, 'Aku ingin mengisahkan kepadamu sebuah peristiwa yang aku saksikan sendiri, dan Alloh menjadikan peristiwa itu berguna bagiku. Mudah mudahan Alloh juga menjadikannya berguna bagimu.' Aku berkata, 'Wahai Abu Al Walid (panggilan Hisyam bin Yahya), ceritakanlah peristiwa itu kepadaku!.
   "Dia berkata, 'Aku ikut serta dalam perang melawan Romawi pada 38 H. Bersama kami ada Maslamah bin 'Abdul Malik dan Abdulloh bin Al Walid bin Abdul Malik. Dalam pernang ini Al-Thuwanah ditaklukkan atas izin Alloh Azza Wajalla. Kami ditempatkan bersama pasukan dari Basrah dan Al Jazirah di suatu tempat. Kami bergantian dalam melakukan pelayanan dan penjagaan, dan menyiapkan perbekalan dan makanan ternak. bersama kami juga ada seseorang bernama Sa'id bin Al Harits, orang yang rajin beribadah, termasuk puasa dan sholat malam. Kami ingin meringankan pekerjaannya ketika dia mendapatkan giliran, tetapi dia menolak. Dia tetap menjalankan tugasnya tanpa mengurangi ibadahnya sedikitpun.